Penyakit akar gada
Penyakit akar gada

Pengertian dan Penyebab Penyakit Akar Gada

Akar gada adalah infeksi akar pada tanaman brassica yang disebabkan oleh jamur Plasmodiophora brassicae, mikroorganisme tular tanah yang menyebabkan pembengkakan, distorsi dan menyebabkan kegagalan panen yang cukup tinggi.

Penyakit ini dapat menyerang tanaman sayuran seperti kubis, kembang kol, lobak, kailan dan brokoli. Selain kubis-kubisan, akar gada juga dapat menyerang kerabat kubis-kubisan tanaman hias seperti Cheiranthus, Matthiola, Aubrieta dan gulma seperti Capsella bursa-pastoris (sawi liar).

Akar gada dapat menginfeksi kapan pun pada tanah yang lembab dan hangat. Sebagian besar infeksi akar gada terjadi pada musim hujan dan musim panas apabila penyiraman tidak terkontrol.

Biologi Jamur Plasmodiophora brassicae

Plasmodiophora brassicae secara longgar digambarkan sebagai jamur namun sebenarnya lebih erat kaitannya dengan jamur lendir. Ini menghasilkan spora istirahat yang bisa mencemari tanah hingga 20 tahun. Dengan adanya akar tanaman yang rentan, spora peristilahan ini berkecambah dan menulari akar rambut, menyebabkan distorsi. Jamur menghasilkan spora yang lebih banyak di jaringan yang terkena, yang akhirnya membusuk dan melepaskannya kembali ke tanah, siap untuk memulai lagi.

Gejala dan Ciri-ciri Penyakit Akar Gada

ciri penyakit akar gada
Ciri penyakit akar gada, http://blog-yard-garden-news.extension.umn.edu

Gejala utama dari akar gada meliputi pembengkakan dan kerusakan bentuk pada akar. Akar yang bengkak akan menjadi hitam dan menimbulkan aroma seperti jamur. Dalam beberapa kasus, penyakit ini dapat menyebabkan tanaman layu, daun menguning hingga ungu

Penyakit akar gada dapat dikenali melalui gejala di atas tanah (melihat pertumbuhan tanaman langsung) dan dari bawah tanah (melihat akar).

  • Di atas tanah (tanaman): Pertumbuhan terhambat, daunan berwarna keunguan dan mudah layu saat cuaca panas, tapi dalam kasus ringan bisa pulih saat kondisi media basah. Pada kasus berat tanaman sangat menderita dengan pertumbuhan abnormal dan mati. Namun gejala penyakit akar gada tidak selalu bisa terlihat di atas tanah.
  • Di bawah tanah: Sistem akar menjadi membengkak dan terdistorsi secara besar-besaran dan diikuti dengan hilangnya akar yang lebih halus.

Pengendalian Penyakit Akar Gada

Pengendalian Teknis

Akar gada merupakan penyakit tular tanah yang sangat sulit diobati, namun cara terbaik untuk mengendalikan penyebarannya adalah dengan melakukan rotasi tanaman. Artinya tidak direkomendasikan menanam tanaman yang sama setiap 1-2 tahun. Jika memungkinkan, belilah benih yang sudah berlabel, steril dan dari jenis varietas yang tahan terhadap akar gada.

Jamur akar gada sangat menyukai dan tumbuh subur di tanah yang masam, sehingga menaikkan pH tanah dengan menggunakan kapur pertanian seperti kalsit dan dolomit merupakan cara yang terbaik untuk mencegah penyakit ini. Lakukan pengapuran saat persiapan lahan tanam setidaknya 6 minggu sebelum tanam.

cara pengendalian akar gada
bengkak akar ciri penyakit akar gada

Pengendalian dengan Fungisida Kimia

Kami tidak bisa merekomendasikan penggunaan fungisida dari bahan kimia apapun untuk mengendalikan jamur akar gada karena paparan bahan kimia masih dianggap berbahaya bagi kesehatan manusia.

Pengendalian Biologi

Pengendalian biologi dapat dilakukan pada awal tanam dan setelah tanam dengan menginokulasi Trichoderma sp. ke pupuk kandang atau ke tanah dalam tanah dengan tujuan menekan pertumbuhan jamur akar gada.

Mencegah Penyebaran Penyakit Akar Gada Sejak Dini

Untuk mencegah penularan spora ke daerah yang tidak terinfeksi, pastikan salalu untuk membersihkan alat kebun dan mesin olah tanah dengan desinfektan setelah bekerja di lahan. Jangan pernah mengundang masalah dengan memindahkan tanaman yang sudah terinfeksi atau tanah yang terkontaminasi (termasuk lumpur yang melekat di sandal atau sepatu) dari satu area tanam ke tempat lain yang belum terkontaminasi.

Jika terdapat salah satu tanaman yang terindikasi terkena penyakit akar gada, satu-satunya jalan adalah mencabut dan memusnahkan tanaman tersebut sesegera mungkin, karena tindakan agresif adalah satu-satunya cara untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Gali juga tanah di sekitar tanaman yang terinfeksi dan membuang seluruh akar yang masih melekat di tanah untuk memutus penyebaran penyakit.

Sekian artikel mengenai Pengertian, Ciri-ciri dan Pengendalian Penyakit Akar Gada Pada Kubis. Semoga bermanfaat.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here