dosis hidroponik
Sistem Hidroponik

Nutrisi merupakan komponen penting bagi tanaman. Dalam sistem hidroponik, dosis nutrisi harus diperhatikan agar tanaman budidaya dapat tumbuh dengan baik. Penting untuk mengetahui seberapa besar dosis ppm hidroponik yang harus diberikan pada tanaman karena kebutuhan nutrisi setiap tanaman berbeda-beda. Hal ini yang kadang kurang diperhatikan oleh beberapa petani hidroponik.

Pupuk hidroponik atau sering dikenal pupuk AB Mix merupakan garam-garam yang mengandung unsur hara lengkap, baik mikro maupun makro. Pupuk jenis ini menggantikan pupuk yang biasa digunakan pada pertanian konvensional/tanah.

Dosis Pupuk Hidroponik Berdasarkan Tanaman

Meskipun kandungannya lengkap, sama halnya dengan pupuk konvensional, kita juga harus mematuhi aturan pemupukan yaitu tepat dosis. misalnya dosis nutrisi untuk seledri hidroponik berbeda dengan dosis untuk kangkung, kangkung berbeda dosisnya dengan pakchoy begitu pula dengan yang lain. Dengan mengetahui dosis rekomendasi yang diberikan, maka pertumbuhan tanaman juga dapat lebih optimal.

Dosis Pupuk Hidroponik Berdasarkan Tanaman

TanamanpHPPM
Seledri6,51260-1680
Pakcoy71050-1440
Selada5,5-6,5560-840
Brokoli6-6,51960-2450
Buncis61400-2800
Paprika6-6,51260-1540
Kembang Kol6-71050-1400
Okra6,51400-1680
Sawi5,5-6,51050-1400
Cabai6-72100-2450
Kangkung5,5-6,51040-1400
Kailan5,5-6,51050-1400
Tomat6-6,51400-3500
Bayam6-7840-1540
Terong61750-2450
Mint5,5-61400-1680

Tips : Untuk menetukan rentang dosisnya disesuiakan dengan musim dan umur tanaman, pada musim hujan tanaman biasanya membutuhkan nutrisi yang lebih banyak sehingga diambil dosis tertinggi. Semakin tua umur tanaman maka tanaman memerlukan nutrisi lebih banyak, sehingga dosis juga diambil yang tertinggi. Begitupula sebaliknya.

Pengukuran pH dapat dilakukan dengan alat pH meter atau kertas lakmus. Untuk menghitung ppm juga bisa dilakukan dengan alat bernama TDS meter, hasil yang diperolehpun cukup akurat namun harganya mahal. Ada cara yang murah dan mudah untuk menentukan ppm nutrisi hidroponik yaitu dengan menggunakan rumus.

Rumus Menghitung Kebutuhan PPM Hidroponik

Campuran masing-masing 5 ml Larutan A dan larutan B pada pupuk AB Mix dalam 1 liter air dengan nilai EC 2,0 adalah 1000 ppm (lihat kemasan). Bagaimana bisa diperoleh nilai 1000 ppm? Oke disini kita bermain hitung-hitungan. Rumusnya begini:

( ( ml x EC ) / Lt ) x D

Keterangan :
ml = jumlah nutrisi masing masing A dan B
EC = jumlah EC pada kemasan Nutrisi Hidroponik (bisa berbeda pada setiap produk)
Lt = pembagi perliter (@untuk 1 liter = 5, @untuk 2 liter = 10, @untuk 3 liter = 15 dst..
D = jumlah nutrisi pekatan A dan B masing-masing yang dilarutkan. Biasanya 500 ml
Jadi hasilnya begini

((5 ml x 2 EC) / 5) x 500 ml = 1000 ppm

Bingung?, agar lebih mudah saya berikan contoh lagi, saya memiliki nutrisi AB mix dan tertera label 2 EC dan 1000 ppm untuk 1 liter air. Petunjuk pada label nutrisi A dan B harus dibuat pekatan terpisah masing-masing 500 ml, maka disini saya mendapatkan nilai untuk Lt = 500. Jika Saya ingin memberikan dosis pupuk pada seledri sebesar 1300 ppm untuk 1 liter maka saya harus menghitung seperti ini

((x ml x 2 EC / 5) x 500 ml = 1300 ppm

langsung saja hasil yang saya dapat yaitu 6,5 ml. Maka saya harus menambahkan masing-masing 6,5 ml pekatan A dan B dalam 1 liter air. 6,5 ml A + 6,5 ml B = 13 ml AB mix

Contoh lagi:
Dik: EC = 2,2, A dan B @5 ml untuk larutan 1 liter

Berapa ppm larutan hidroponik?

((5 ml x 2,2 EC) / 5) x 500 ml = 1100 ppm

Cara Cepat Menghitung PPM Hidroponik

Hanya berlaku untuk jika 5 ml untuk masing-masing A dan B bernilai EC = 2,0 dan 1000 ppm (lihat kemasan).

Saya menemukan rumus paling mudah untuk menentukan nilai ppm diatas, caranya cukup sederhana yaitu dengan menentukan jumlah pekatan antara A dan B untuk 1 liter air. Misalnya untuk 1400 ppm, maka kita hanya perlu menambahkan masing-masing 7 ml pekatan A dan B sehingga diperoleh 14 ml dalam 1 liter.

Jika dimatematikan seharusnya 1,4 ml dalam 1 liter air untuk mendapatkan 1400 ppm, Namun cara ini cukup simpel meskipun rumus yang dipakai tidak memakai kaidah yang benar. Saya sering menggunakan rumus ini untuk menentukan kadar ppm dalam larutan nutrisi hidroponik saya hehe.

Bagaimana? siap berkebun secara hidroponik? jika ada yang mau ditanyakan jangan sungkan untuk menulis komentar di bawah ini.

BAGIKAN
Berita sebelumyaRincian Biaya Hidup di Kampung Inggris Pare Selama Sebulan
Berita berikutnyaCara Sederhana Menguji pH Tanah Tanpa Bantuan Alat
Arriyadh Prayugo lahir di Banyuasin, pada hari ke sepuluh di bulan Juni, 1995. Saat ini sedang menempuh pendidikan akhir S1 di Universitas Sriwijaya Program Studi Agroteknologi spesialis Budidaya Pertanian. Aktif di beberapa kegiatan dan konsultan pertanian. Penulis juga merupakan founder sekaligus pengurus LapakPetani.com dan BibitPalembang.id. Sosok yang memiliki ketertarikan dengan hobi membaca dan menulis melatarbelakangi berdirinya blog yang bertema "Artikel, ide dan edukasi" ini.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here