cara Mengetahui ciri-ciri bawang merah siap dipanen
Mengetahui ciri-ciri bawang merah siap dipanen

Bawang merah merupakan salah satu bumbu masak yang paling diminati di pasaran. Hal ini disebabkan oleh banyaknya resep masakan asli Indonesia yang menggunakan bawang merah sebagai pengharum serta penyedap rasa alami.

Selain diperoleh di pasar, bawang merah ternyata juga bisa ditanam sendiri di rumah. Caranya cukup dengan menancapkan umbi bibit ke tanah maka beberapa bulan kemudian umbi bawang merah yang sudah ditanam jumlahnya sudah berlipat ganda dan dapat dipanen.

Umur Bawang Merah Siap Panen

Dengan sistem budidaya yang baik dan benar, bawang merah sudah bisa dipanen antara umur 100 sampai 120 hari setelah tanam tergantung varietas. Beberapa faktor yang mempengaruhi umur panen selain varietas antara lain pemupukan, penyiraman serta faktor lingkungan seperti suhu, iklim, hama dan penyakit.

Ciri-ciri Bawang Merah Siap Panen

ciri bawang merah siap panen
Tanaman bawang merah

Ada banyak pertanyaan yang sama yang selau dilontarkan ibu-ibu yang suka menanam bawang merah di pekarangan, yakni bagaimana cara mengetahui ciri-ciri bawang merah yang siap dipanen?. Untuk mengetahui umbi bawang merah yang siap dipanen memang agak rumit karena umbinya tersembunyi di bawah tanah. Namun ada cara lain untuk mengetahui bawang merah siap panen yakni dengan mengamati perubahan perilaku tanaman, terutama pada daun. Berikut ciri-cirinya.

Pangkal Batang/Leher Tanaman Bawang Merah Mulai Lemas

Ciri-ciri bawang merah yang siap dipanen pertama yaitu apabila pangkal batang tanaman mulai terlihat lemas seperti layu. Hal tersebut menandakan transfer karbohidrat dari daun ke umbi telah selesai. Pada tahap ini sebaiknya mulai kurangi penyiraman untuk karena umbi bawang merah sangat rentan terserang jamur.

Daun Bawang Merah Rebah

Ciri yang kedua yakni ketika daun bawang merah terlihat rebah jatuh ke tanah. Hal tersebut menandakan pangkal batang sudah 100% layu dan pengisian karbohidrat dari daun ke umbi juga sudah sepenuhnya selesai. Meskipun pengisian karbohidrat ke umbi telah selesai, tapi pembentukan kulit bawang merah tetap terus terjadi.

Tidak Ada Lagi Pertumbuhan Daun baru

Ciri yang terakhir untuk mengetahui ciri-ciri panen bawang merah yakni tidak adanya pertumbuhan tunas daun baru. Pastikan semua daun sudah sepenuhnya rebah ke tanah dan bagian rongga pangkal batang tidak boleh cekung atau lunak. Adanya rongga yang masih cekung di bagian atas umbi menandakan pengisian karbohidrat belum sepenuhnya selesai.

Cara Memanen Bawang Merah

Memanen bawang merah harus dilakukan dengan hati-hati agar saat dipanen umbi masih terlihat utuh. Pemanenan dilakukan dengan cara menggali di sekitar tanaman dengan tujuan untuk menggemburkan tanah. Setelah tanah sudah mulai gembur, angkat perlahan umbi bawang merah dari bawah tanah lalu dibersihkan dari tanah dan batangnya.

Tips Menyimpan Bawang Merah Agar Awet

Bawang merah sebelum disimpan untuk tujuan konsumsi harus terlebih dahulu dikeringkan atau dijemur. Apabila tidak dikeringkan umbi tersebut akan tumbuh tunas kembali dan membusuk apabila tidak segera ditanam.

Pengeringan umbi bawang merah sangat mudah, cukup dengan menaruhnya di bawah sinar terik matahari 2-3 hari sampai leher umbi benar-benar kering dan kulit luar pada bawang berwarna lebih tajam. Setelah itu, simpan bawang merah pada tempat yang kering atau di lemari es.

Sekian artikel mengenai Ciri-ciri Bawang Merah Siap Panen. Mohon sukai juga fanspage kami di Tips dan Informasi berkebun Pekarangan untuk mengetahui informasi terbaru mengenai tutorial berkebun pekarangan. Salam berkebun.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here